![]() |
Masjid Trangkil Temboro
Para Santri dan Para Tamu sedang Mengikuti Program Halaqoh Tajwid Untuk Membetulkan Bacaan Quran Mereka
Di Salah Satu Muhallah Temboro
Musyawarah Para Ulama Di Salah Satu Muhallah di Temboro Dalam Rangka Memikirkan Dakwah Di Seluruh ALam
Romo Kyai Uzairon Rahimahullah Di Dalem
Kyai Haji Uzairon Thoifur Abdillah Sedang Menerima Kunjungan Kyai Haji Muhammad Arifin Ilham dan Beberapa Ulama Lain
Pondok Temboro Karas Magetan
Foto Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Karas Magetan yang diambil dari ketinggian
Makan Berjamaah di Temboro
beberapa Ulama Sedang Menikmati Jamuan Makan Berjamaah Sesuai Sunnah Baginda Nabi SAW
Monday, 11 July 2016
MAKSUD HIDUP DAN KEPERLUAN HIDUP
Wednesday, 6 July 2016
MASALAH DUNIA MELUPAKAN MASALAH AKHERAT
Monday, 4 July 2016
4 GOLONGAN WANITA MENURUT AL QUR'AN
Sunday, 3 July 2016
USAHA ATAS HATI MANUSIA

- Ulama berkata: hati ibarat seorang raja di di dalam satu kerajaan yang namanya tubuh. Bila rajanya baik, maka raja akan perintahkan perkara yang baik pula, tapi sebaliknya, bila rajanya buruk, maka raja akan perintahkan perkara yang buruk pula. Nah, begitulah hati. Kalau hatinya baik maka seluruh tubuh akan diperintahkan perkara yang baik, tapi sebaliknya bila hatinya kotor atau buruk maka hati akan condong ke arah keburukan atau perintahkan untuk melakukan keburukan. (Baca dan klik link ini juga SEBAIK BAIK BEKAL UNTUK MENYAMBUT KEMATIAN )
@. Penglihatan untuk melihat perkara yang baik.
@. Pendengaran untuk mendengar perkara yang baik.
@. Fikiran untuk memikirkan perkara yang baik.
@. Lesan untuk bicara perkara yang baik.
@ sifat malaikat, taat menjalankan perintah
@. Khilafah, bisa memimpin, melayani, berkorban untuk umat manusia yang lain.
@. Nubuwwah, dirinya punya sifat khilafah dan mengajak seluruh manusia agar juga punya sifat khilafah.
HATI HATI MANUSIA, maka perlu dilakukan dengan hati hati, supaya tidak pecah hati.
Friday, 1 July 2016
BILA SHOLAT DITINGGALKAN
Sholat adalah perintah langsung dari Alloh dengan di isro' mirojkannya nabi S.A.W. Bila sholatnya baik maka seluruh amalnya juga baik tapi sebaliknya bila sholatnya jelek maka seluruh amalnya juga jelek. Selain ada keutamaan juga ada ancaman bagi yang meninggalkan sholat. Diantaranya adalah:
.
1. Shalat Shubuh :
Satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
2. Shalat Dzuhur :
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat Islam.
3. Shalat 'Ashar :
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup / meruntuhkan Ka’bah.
4. Shalat Maghrib :
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orang tua.
5. Shalat Isya' :
Satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi oleh Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmat-Nya.
.
** BALASAN MENINGGALKAN SHOLAT 5 WAKTU KETIKA DI DUNIA **
.
1. Allah SWT mengurangi keberkahan umurnya.
2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya shaleh dari raut wajahnya.
4. Orang yang meninggalkan Shalat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.
.
** SIKSA MENINGGALKAN SHOLAT 5 WAKTU KETIKA SAKRATUL MAUT **
.
1. Orang yang meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.
D. SIKSA MENINGGALKAN SHOLAT 5 WAKTU DI ALAM KUBUR :
1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit-sempitnya.
2. Orang yang meninggalkan Shalat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.
.
** SIKSA MENINGGALKAN SHOLAT 5 WAKTU KETIKA BERTEMU ALLAH **
.
1. Orang yang meninggalkan Shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh Malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa-dosanya dan akan di azab sangat pedih di Neraka.
Mengenai balasan bagi orang yang meninggalkan Sholat Fardu ini diriwayatkan dalam sebuah Hadits :
"Ketika Rasulullah SAW Mi'raj, oleh Malaikat Jibril diperlihatkan suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu. .
Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala mereka pecah, kemudian mereka kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: "Siapakah (orang) ini wahai Jibril"? Jibril menjawab: "Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Shalat fardhu." (H.R. Thabrani)
Astaghfirullahal 'Adzhim.
















