Ingat 4 amalan: Fikir, Dzikir, Syukur dan Sabar

Masjid Trangkil Temboro

Para Santri dan Para Tamu sedang Mengikuti Program Halaqoh Tajwid Untuk Membetulkan Bacaan Quran Mereka

Di Salah Satu Muhallah Temboro

Musyawarah Para Ulama Di Salah Satu Muhallah di Temboro Dalam Rangka Memikirkan Dakwah Di Seluruh ALam

Romo Kyai Uzairon Rahimahullah Di Dalem

Kyai Haji Uzairon Thoifur Abdillah Sedang Menerima Kunjungan Kyai Haji Muhammad Arifin Ilham dan Beberapa Ulama Lain

Pondok Temboro Karas Magetan

Foto Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Karas Magetan yang diambil dari ketinggian

Makan Berjamaah di Temboro

beberapa Ulama Sedang Menikmati Jamuan Makan Berjamaah Sesuai Sunnah Baginda Nabi SAW

Friday, 31 March 2017

JIKA ANAK SEKOLAH TERLALU DINI




1. Keyakinan umum...
* Otak anak usia dini seperti spons, artinya ini masa yg tepat untuk ditanamkan ilmu, agar anak tumbuh cerdas
* Semakin dini disekolahkan, otak anak semakin berkembang.
2. Sehingga...
Ada ortu yg menyekolahkan sedini mungkin, bahkan ada yg masuk prasekolah diusia 1,5-2 tahun.
3. Mari kita bercermin...
* Apakah kita begitu meyakini bahwa anak harus segera pintar agar siap menghadapi persaingan zaman?
* Apakah kita disiapkan mjd orang tua?
* Apakah memiliki bekal yang cukup dlm mengasuh?
* Bagaimana innerchild diri kita?
4. Betapa kita disiapkan untuk menjadi ahli namun tdk disiapkan jadi orangtua, shg tidak punya kesabaran & endurance utk jadi ortu.
5. Ilmu yg kita miliki untuk mengasuh pun serba tanggung.
Ilmu yg setengah-tengah, berujung pada false belief (keyakinan yg salah).
Sayangnya false belief ini dpt berubah menjadi societal false belief (keyakinan yg salah pd sekelompok orang).
Jika ortu tdk memiliki kemampuan berpikir (thinking skill) yg baik, false belief akibat ilmu yg serba tanggung itu jd pembenaran bersama atas keputusan kita yg keliru.
6. Pintar ada waktunya!
Karena yg berkembang adalah pusat perasaan, anak usia dini hrs jadi anak yg bahagia, bukan jd anak yg pintar!
7. Kita berpikir...
"Kan di sekolah belajarnya sambil bermain"
"Kan anak perlu belajar sosialisasi"
"Kan anak jd belajar berbagi & bermain bersama"
Padahal...
* Anak usia dini belum perlu belajar sosialisasi dg beragam orang
* Saat anak diusia dini, otak anak yg paling pesat berkembang adl pusat perasaannya, bukan pusat berpikirnya.
8. Di sekolah, kegiatan anak hanya bermain kok!
Taukah ayah bunda, permainan terbaik adalah tubuh ayah ibunya! Bermain dg ayah ibu jga menciptakan kelekatan. Misal: bermain peran, bermain pura-pura, muka jelek, petak umpet.
9. Di sekolah, mainan lebih lengkap.
Permainan paling kreatif adalah bermain tanpa mainan. Jangan batasi kreatifitas anak dg permainan yg siap pakai.
Contoh: karpet jadi mobil, panci jadi topi.
10. Di sekolah, anak belajar bersosialisasi & berbagi.
Anak <5 th blm saatnya belajar sosialisasi. Ia blm bisa bermain bersama. Mereka baru bisa bermain bersama-sama.
Bermain bersama-sama= bermain diwaktu & tempat yg sama namun tdk berbagi mainan yg sama (menggunakan mainan masing2)
Bermain bersama= bermain permainan yg membutuhkan berbagi mainan yg sama.
11. Di sekolah, anak belajar patuh pada aturan & mengikuti instruksi.
Aturan & instruksi perlu diterapkan setahap demi setahap. Jika di rumah ada aturan, di sekolah ada aturan, berapa banyak aturan yg harus anak ikuti? Apa yg dirasakan anak?
Analogi: Seorang anak <5 thn yg sangat berbakat dlm memasak, dimasukkan ke sekolah memasak. Di sekolah itu, dia diajari berbagai aturan memasak yg banyak, dilatih oleh beberapa instruktur sekaligus. Yg dirasakan anak: pusing!
12. Memasukkan sekolah anak terlalu dini, sama seperti menyemai benih kanker.
Kita tidak tahu kapan kanker akan muncul & dlm jenis apa.
Otaknya belum siap. Kita tidak pernah tahu kapan ia kehilangan motivasi belajar.
Semakin muda kita sekolahkan anak, semakin cepat pula ia mengalami BLAST (Bored Lonely Afraid-Angry Stress Tired).
anak yg mengalami BLAST, lebih rentan mjd pelaku & korban bullying, pornografi & kejahatan seksual.
13. Jika si adik ingin ikut kakaknya sekolah...
Sekolah itu bukan karena ikut-ikutan. Anak harus masuk masa teachable moment, krn memang ada anak yg mampu sekolah lebih cepat dr ketentuan umum yg berlaku. Ortu harus mampu mengendalikan keinginan anak. Kendali ada ditangan ortu, krn otak anak belum sempurna bersambungan.
14. Ciri anak memasuki masa teachable moment.
* Menunjukkan minat utk sekolah
* Minat tersebut bersifat menetap
* Jika kita beri kesempatan untuk bersekolah, ia menunjukkan kemampuannya.
15. Kapan sebaiknya anak masuk sekolah?
* TK A → usia 5 th
* TK B → usia 6 th
* SD → usia 7 th
Dibawah usia 5 th, anak tdk perlu bersekolah.
Kebutuhan anak 0-8 tahun adalah bermain & terbentuknya kelekatan.
Jangan kau cabut anak2 dari dunianya terlalu cepat, krn kau akan mendapatkan orang dewasa yg kekanakan. -Prof. Neil Postman, The Disappearance Childhood-
Sumber: Yayasan Kita & Buah Hati

Thursday, 30 March 2017

LEPAS DARI TUAN MENEER MASUK KE PANGKUAN CUKONG



Tahukah Anda kapan bermulanya penjajahan Belanda di Indonesia? Bukanlah  bermula dari invasi militer Belanda ke Nusantara! Tapi bermula dari sebuah  kantor dagang VOC Nederland, yang bertengger di  Batavia (sekarang Museum Fatahillah), pada tahun 1619.
Perusahaan  ini menguasai perdagangan rempah-rempah dan memasarkannya ke seluruh dunia. Menjalankan usaha dagang, kontrak ekonomi dengan pribumi, meluas ke lobi politik, kolaborasi dengan pejabat-pejabat kerajaan Mataram, lalu menjadi penentu kekuatan politik dan kekuasaan, mengangkat raja-raja boneka, sampai akhirnya Mataram bubar dan VOC menguasai teritori,  semula hanya Batavia lalu seluruh Nusantara.
*Dari kekuatan ekonomi menguasai pemerintahan!*
Tahukah anda, tahun 1900, hanya dengan 16 ribu orang Belanda (0.04%) mampu menguasai 35 juta pribumi alias Inlander. Tahukah anda, tahun 1930 (census of the Dutch East Indies), dengan hanya 240 ribu Belanda (0.4%), mereka menguasai 60 juta penduduk pribumi.  Kasta Inlader berada diperingkat terbawah, di bawah kasta Eropah dan kasta Timur Asing (Cina). Inlander hanya sebagai petani, nelayan, buruh, kuli kebon, pelayan di rumah Meneer dan priyayi Jawa, menjadi mesin produksi, menjadi kawula alit.
*Mengapa dengan sejumput orang, hanya 0.04% Belanda mampu menguasai mayoritas?*
Meneer cukup  menguasai Gubernur Jenderal, Residen, Controller. Selebihnya Bupati, Patih, Wedana, diangkat dari pribumi, kelas priyayi yang tak lain adalah boneka dan eksekutor kebijakan Meneer. Para priyayi ini tak lebih dari anjing lokal peliharaan Meneer yang memakan tulang-tulang pribumi, dagingnya diberikan ke Meneer Belanda.!!
Belanda tentu saja juga  menguasai hajat hidup  ekonomi pribumi Inlander. Meneer  bekerjasama dengan etnik Cina untuk menggerakan ekonomi di Hindia-Belanda. Etnik Cina diberi kesempatan untuk menguasai bisnis eceran, pertokoan, menjadi dokter, akuntan, guru dan menjadi kolektor pajak dari pemerintah Belanda. Juga secara hukum mendapat  perlakuan tersendiri urusan pidana dan perdata, lebih tinggi dari pribumi.
*Di tahun 1930, etnis Cina sudah menguasai ekonomi kelas  menengah, di atas pedagang kecil pribumi. Di atasnya adalah pengusaha monopoli Belanda yang menguasai industri dan perkebunan gula, rempah-rempah, teh, coklat, tembakau, kopi, karet.*
Pada era kemerdekaan, pengusaha Belanda meninggalkan Indonesia. Kekosongan usaha ini diambil alih oleh pengusaha etnik Cina yang notabene sudah lebih siap. Jadilah mereka naik menjadi pengusaha besar.
Meskipun dijajah secara politik dan ekonomi, dibutuhkan ratusan tahun munculnya kesadaran para pribumi, bahwa mereka terjajah, bahwa mereka harus merebut hak-hak politiknya, bahwa mereka harus merebut Indonesia yang merdeka. Muncullah pergerakan masa nasional bermotif kemerdekaan politik dan kekuatan ekonomi pribumi : Budi Utomo, Sarekat Dagang Islam, Sarekat Islam, Indische Partij (IP), PNI.
*Kini Indonesia telah merdeka secara politik. Tapi sadarkah kalian  wahai PRIBUMI bahwa Anda belum merdeka secara politik apalagi secara ekonomi?*
*Tahukah Anda, etnik Cina di Indonesia adalah 5% atau lebih 12 juta jiwa (sensus  2014). Angka ini meningkat pesat dibandingkan sensus tahun 1930 yaitu hanya 2%, pada jaman kolonial. Tahukah anda dengan hanya 0.04% Belanda bisa menguasai 97.4% pribumi? Tahukah anda kini dengan 5% etnis Cina, tentu lebih dari cukup untuk menguasai segala-galanya.!! Segala-galanya tak hanya menguasai ekonomi tapi juga politik dan pemerintahan.!!*
Bahkan Liu Yandong, Wakil Perdana Menteri Cina, Rabu 27 Mei 2015, berdiri di depan podium di Auditorium FISIP UI, Depok, dalam  pidatonya Liu berani menyatakan akan mengirim 10 juta warganya ke Indonesia untuk menjadi tenaga kerja. Tidak sulit bagi etnik Cina mencari kerja di Indonesia, bukankah sebagian besar lapangan kerja dikuasai mereka?
Sadarkah Anda wahai kalian pribumi, etnik Cina telah menguasai 80% ekonomi nasional,  pemilik 75 % dari perusahaan yang terdaftar di Jakarta Stock Exchange. Majalah Forbes Desember 2015  melansir daftar orang  terkaya di Indonesia, 8 dari 10 konglomerat terkaya di Indonesia dan 90% dari 50 orang terkaya di Indonesia adalah etnik Cina. Total kekayaan mereka seluruhnya  mencapai US$ 92 miliar atau setara Rp 1.264 triliun (kurs US$13.759 per dolar). Setara dengan 65% APBN Indonesia !
Maka keuangan mereka sangat mampu untuk menguasai negara.
Sadarkah Anda wahai pribumi, etnik Cina  menguasai 87% lahan di Jakarta (M.S. Kaban, eks Menteri Kehutanan). Etnik Cina menguasai 74% tanah di Indonesia (real estate, property, mall, pertambangan, perkebunan sawit, HPH)  (Prof. Yusril Ihza Mahendra).
Ada 29 Taipan yang  menguasai 50% perkebunan sawit di Indonesia, seluas 5,1 juta ha, setara setengah  pulau Jawa (Tempo, 13 Februari 2015).
Sadarkah Anda wahai pribumi :  bank-bank swasta besar adalah milik etnik Cina : BCA, Danamon, Panin, Mega, CIMB Niaga, Commonwealth, Sinar Mas, UOB Buana, OCBC NISP, dll. Pribumi menabung di sana, pengusaha etnis Cina mengemplang untuk usahanya!!  Sadarkah Anda wahai pribumi :  80% perusahaan farmasi dan sebagian besar RS besar swasta dimiliki etnik Cina.
*Sebagaimana strategi VOC, kini etnik Cina masuk mencengkram  jabatan politis di pemerintahan.*
Sebagian besar pengusaha Cina berkolaborasi untuk mendudukan pribumi menjadi Gubernur dan Bupati. Karena mustahil bisa memenangkan pilkada tanpa sokongan dana yang besar.
Dengan demikian etnik Cina bisa memelihara “anjing-anjing lokal” yang melayani keinginan ekonomi dan politik majikan. Bahkan beberapa etnik Cina sudah menduduki posisi Bupati, Walikota, Menteri, Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Ketua Tim Ahli Wakil Presiden JK.
Sadarkah Anda wahai pribumi :  kekuatan Cina  mendorong agar tokoh mereka (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta. Skenario ‘cukong’  bertujuan agar ibu kota negara yang menjadi ibukota dan pusat ekonomi, jatuh ke tangan orang-orang Cina.
Secara faktual etnis Cina tidak hanya  melakukan penjajahan ekonomi bangsa Indonesia, tapi sudah mulai menguasai pemerintahan. Kaum pribumi hanyalah menjadi  “kuli dan jongos” di negerinya sendiri, menggadaikan harta dan hajat hidupnya kepada penjajah baru, majikan baru, kolonial baru : *Cukong dan Taci*.
*Lepas dari rumah Meneer masuk ke pangkuan Cukong.!!*
Cina menguasai Indonesia, kolonialis baru bercokol. Tapi apakah dibutuhkan ratusan tahun pula untuk menyadarkan pribumi bahwa mereka terjajah secara ekonomi dan politik?? Wahai kaum bumiputra bangkitlah !!
*Semoga tulisan ini menyadarkan kita bersama. Sebagai intelektual pewaris Budi Utomo dan semangat Sumpah Pemuda seharusnya tersentuh memikirkan nasib bangsa dan anak cucu kita kelak.

Monday, 27 March 2017

Kesalahfahaman terhadap Dawah dan tabligh dikenal ngak ada nahi mungkarx



Seseorang telah datang kepada saya lalu bercerita bahwa dia ingin ke IPB, bahwa ayahnya pencinta agama. Katanya dulu dia bercerita pernah membunuh pendeta ditahun 74 asbab ingin menghancurkan islam. Saat ini ayahnya melarang dirinya untuk ikut dakwah. Alasannya Tabligh ini ada kekurangannya yaitu tidak ada nahi mungkar jadi cuman amar makruf saja. Dia pingin dalam kerja dakwah ini ada kerja nahi mungkarnya juga. Begitulah anggapan orang ahli agama diluar kerja dakwah hari ini.

Hari ini kаlаu orang mеlіhаt dari jаuh suatu rumаh tарі dіа tidak mеmаѕukі rumаh tеrѕеbut lаntаѕ mеnіlаі dari luarnya aja. Dia akan berkata ini rumah tidak ada dapurnya, ini rumah tidak ada wc, tidak ada ruang tamunya. Bagaimana bisa dia tahu ? sedangkan dia tidak masuk kedalam rumah. Jika dia tidak masuk maka tidak akan tau. Padahal itu semua ada semua, andaikan orang itu mau masuk kedalam rumah.
Hari ini orang yang tidak masuk kedalam kerja dakwah seperti itu pandangan, hanya dengan anggapan anggapan saja menilai dari luar. Ini karena mereka tidak ada dalam tabligh sehingga beranggapan didalam tabligh ini tidak ada nahi mungkarnya, tidak ada ilmunya lah, dll. Padahal kalo sudah di dalam semua itu ada.
Hari ini orang beranggapan yang namanya nahi mungkar itu harus dengan show of force, dengan keuatan dan kekerasan. Nahi mungkar misalnya rumah-rumah yang ada perjudiannya digerebek, yang ada jual minuman kerasnya digerebek, prostitusi digerebek. Jаdі hаrі іnі Tabligh іnі dіаnggар lemah karena tidak аdа nahi mungkаrnуа. Padahal didalam dakwah ini sudah ada didalamnya kerja nahi mungkar. Mereka merasa tabligh ini tidak ada nahi mungkarnya seperti yang mereka kerjakan.
Padahal kalau kita perhatikan orang orang yang ikut dakwah hari ini tidak sedikit dari mereka mantan preman, mantan penjahat, mantan pemabuk, mantan penjudi, mereka yang dulunya adalah аhlі mаkѕіаt. Aѕbаb ikut dаkwаh mеrеkа bеrhеntі ѕеndіrі, tіdаk аdа раkѕааn, mеrеkа ikut saja akhirnya berhenti sendiri. Jadi sebenarnya tanpa disadari kerja dakwah ini sudah ada kerja atas nahi mungkar. Para ahli kemungkaran dengan mengenal kerja dakwah ini mereka berhenti dengan sendirinya dengan kesadaran mereka. Mungkin saja hari ini orang berangapan bahwa kerja nahi mungkar itu harus dengan cara menggrebek, melakukan kekerasan perlawanan kepada ahli maksiat. Bisa saja tempat maksiatnya bubar, tapi ahli maksiatnya tetap akan cari tempat yang lain dimana dia bisa berbuat maksiat. Jadi dengan penggrebekan maksiat tidak berhenti sebenarnya hanya pindah lokasi bersama dengan ahli maksiatnya. Sedangkan dаkwаh tаrgеt kita аdаlаh ahli mаkѕіаtnуа bukan tempat maksiat. Dеngаn mеngаjаk mereka dalam dakwah nanti ahli maksiat itu akan berhenti sendiri, tidak perlu ada paksaan. Sehingga nahi mungkаr berlaku dеngаn ѕеndіrіnуа. Kalo semua ahli mаkѕіаt іnі ѕаdаr lаlu tobat mаkа tеmраt maksiat tidak laku, nanti akan hilang dengan sendirinya.
Nahi Mungkar yang dilakukan Nabi saw bukanlah seperti yang dibuat hari ini dengan menggrebek tempat-tempat maksiat, memerangi tempat maksiat, menghancurkannya, tidak seperti itu. Yang Nabi saw lakukan adalah memberi dakwah kepada pelaku maksiat sehingga iman masuk kеdаlаm hаtі mеrеkа. Jika іmаn ѕudаh masuk mаkа mеrеkа аkаn berhenti dengan ѕеndіrіnуа.
Sаlаh satu pelajaran Hikmah Dakwah Nabi saw ketika beliau berdakwah dimekah tidak ada satu patungpun yang dihancurkan oleh Nabi saw dan para sahabat RA. Para sahabat RA dahulu itu para penyembah patung, dan ketika nabi dakwah kepada mereka tidak ada satu patungpun yang nabi saw hancurkan. Nаmun ѕеtеlаh Imаn masuk kеdаlаm hаtі para sahabat asbab dakwah nаbі ѕаw, mаkа mеrеkа ѕеndіrі yang menghancurkan berhala-berhala tersebut.
Maulana Ilyas ada kedatangan ulama dari Saudi Arabia. Dia berkata kepada Maulana Ilyas apakah maulana tidak tahu bahwa ada hadits jika melihat kemungkaran tahanlah dengan tanganmu. Kalo tidak bisa tegurlah dengan kata-kata atau ucapan. Kalo masih tidak bisa juga maka benci dalam hati. Maulan Ilyas katakan bahwa hadits itu ada diatas kepala saya maksudnya kedudukan hadits itu mulia. Lalu si ulama ini bertanya kalo tau kеnара tіdаk diamalkan ? іtu dіѕеbеlаh mаrkаz nіzаmmudіn аdа kuburan ulаmа Sуеіkh Nіzаmmuddіn yang disembah sembah kenapa tidak diberantas saja, kenapa hanya sibuk dakwah saja.
Lalu Maulana Ilyas bertanya itu hadits untuk saya atau untuk ummat. Ulama arab itu berkata itu untuk ummat. Lalu maulana Ilyas bertanya lagi kamu ini dari ummat apa bukan ? dia menjawab iya saya dari ummat. Apakah yang bisa kamu lakukan dengan hadits itu. Ulama itu katakan saya akan serbu tempat itu. Maulana bertanya ketika diserbu apa yang hasilnya ada manfaatnya gak ? ulama itu katakan yang terjadi pertengkaran dan perkelahian. Lalu maulana Ilyas bertanya lagi apakah masalah selesai ? Ulama itu menjawab tidak, mereka tetap datang lagi kesana. Maulana Ilyas katakan kаlіаn mеnуеrаng dаn bеrkеlаhі sesama оrаng іѕlаm ditempat mаkѕіаt tарі mаѕаlаh tіdаk selesai bukan. Maka ulama itu katakan kalau bergitu harus bagaimana caranya ? Maulana ilyas katakan di dalam hadits itu tidak dijelaskan, apakah kita menggunakan tangan untuk berkelahi atau menyerang orang lain, apalagi orang islam. Hadits itu meminta kita merubah keadaan dengan tangan. Ternyata dengan cara engkau ini tidak merubah keadaan, bahkan malah berkelahi dan mereka tetap datang. Caranya bagaimana ? Maulana Ilyas katakan seharusnya kita pegang tangan mereka, kita undang mereka makan, ajak minum2, lalu dakwahkan ke mereka bahwa yang kalian sembah dikubur itu adalah ulama. Andaikan dia masih hidup maka dia akan sampaikan kalau punya hajat itu mintanya ke Allah jangan minta kepada mahluk. Dakwahkan ke mereka seperti itu, karena mereka yang datang itu ke makam syekh nizammuddin itu umumnya karena ingin hajatnya terpenuhi. Biar pangkatnya naiklah, harta tambah banyaklah, dagangan makin larislah, dan lain lain. Maka sampaikan kepada mereka bahwa syekh nizammuddin ini seorang ulama besar, dia mengajarkan kepada pengikutnya kalau ada masalah atau punya keinginan mintalah kepada Allah swt. Buat hubungan baik dengan mereka, dengan Iqrom, jika dakwah kita kena di hati mereka nanti dengan sendirinya mereka akan berhenti dari menyembah kuburan.
Begitu juga dalam dakwah kita tidak melakukan nahi mungkar dengan cara menggrebek atau menyerang tempat tempat maksiat. Kita juga tidak menyampaikan didepan muka mereka yang sedang berjudi bahwa judi ini haram, tidak bukan seperti itu cara kita. Justru kita dakwahkan kepada mereka tentang fadhilah fadhilah amal dan tentang kehidupan akherat, kenikmatan kenikmatan yang Allah janjikan di akherat dengan amal agama. Sampaikan kepada mereka kita hidup ini tidak selamanya, masih ada kehidupan berikutnya yang menanti kita, maka kita perlu buat persiapan. Orang yang berbuat maksiat bukan dia tidak tahu bahwa maksiat itu salah, jika kita serang kesalahan dia pasti marah. Ibarat luka kita kasih obat merah fadhilahnya biar sembuh, Tapi kalo luka kita kаѕіh gаrаm dia pasti аkаn kesakitan. Bеgіtu juga оrаng yang bеrmаkѕіаt іnі ѕереrtі lukа kalo kita salahkan ini ibarat kita kasih garam ke lukanya, dia pasti marah.
Jadi dakwah kita kepada ahli mаkѕіаt bukan lаngѕung mеnуеrаng ke реrkаrа mаkѕіаtnуа уаng dіа ѕеndіrі jugа udаh tahu bahwa itu salah. Justru kita dakwahkan ke mereka tentang pentingnya iman dan amal. Iman аmаl ini seperti nur аtаu саhауа jika аdа nur maka kеgеlараn pasti mеnуіngkіr. Itulah dаkwаh kita dengan mengajak kepada yang makruf dengan sendirinya yang mungkar akan lenyap. Kalo iman sudah mаѕuk maka dеngаn sendirinya kemungkaran аkаn bеrhеntі.
Sеbаgаіmаnа dаlаm dаkwаh bil makruf kita ini salah satunya mengajak kepada sholat. Jika sholat sudah dikerjakan dengan benar salah satu khasiatnya adalah mencegah diri kita dari perbuatan yang mungkar.
“Inna sholata anil fahsyai wal mungkar” : sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.
Jika umat islam sudah sholat dengan baik dan benar maka nanti dengan sendirinya kemungkaran kemungkaran itu akan ditinggalkan, melalui kekuatan sholat itu sendiri. Kalo kita mencegah langsung pada kemungkarannya pada umumnya mereka marah. Sebagaimana seorang anak kecil sedang bermain pisau tajam itu berbahaya buat dia. Kalo kita rampas pisaunya dia akan nangis dan dia akan marah. Seharusnya kita kasih dia mainan yang lain yang kira kira dia sukai sehingga dia tinggalkan pisaunya dengan sendirinya.
Dakwah kita ini dengan damai, kasih sayang, akhlaq yang baik bukan dengan paksa apalagi menyerang. Ajak orang kepada keimanan, kepada Allah, kepada akherat, kepada ibadah. Kalau kita datang kepada orang yang melarat secara ekonominya maka kita sampaikan ke mereka fadhilah sholat. Sampaikan kepada mereka bahwa kalo dengan sholat Allah swt akan datangkan rezeki kepada kita dengan mudah, akan diberkahi, dijauhkan dari kesempitan hidup. Jadi kesulitan kesulitan hidup yang kita hadapi hari ini jutru akibat karena kita tidak sholat Kalo kita sholat maka nanti masalahnya аkаn Allаh ѕwt ѕеlеѕаіkаn.
Dulu kеtіkа tѕunаmі dі Aсеh, rоmbоngаn rombangan dakwah datang untuk membantu disana sekaligus memberikan dakwah nasehat-nasehat. Namun mereka ada yang mеnjаwаb kami tidak butuh nasehat kami butuh uаng untuk makan. Mеmаng bаnуаk dаrі оrgаnіѕаѕі organisasi lain datang membawa uang, bekal makanan, bantuan pakaian dan lain-lainnya. Padhal sumber musibah itu datangnya asbab dosa, asbab perintah Allah ditinggalkan. Perkara ini kalo kita tidak ingatkan ke mereka, walaupun jangka pendek mereka terobati dengan uang dan bekal lainnya, namun kalau mereka tidak bertaubat dan masih berbuat dosa maka musibah akan datang lagi. Jadi tidak menyelesaikan masalah juga.
Ulama memberikan analogi ada seorang pemuda mengiris tаngаnnуа lаlu bеrtеrіаk mіntа tоlоng agar di оbаtі. Mаkа dаtаng оrаng, dіоbаtіn lаlu dіbаlut lukanya. Setelah selesai diobatin maka si orang ini mengiris lagi tangannya yang lain lalu teriak teriak minta tolong. Maka datang lagi orang mengobatin dan membalut luka irisannya tadi. Setelah selesai menolong diobatin dan dibalut, kembali lagi si permuda mengiris lagi tangannya, luka lagi, teriak lagi minta tolong. Maka kata ulama menolong orang yang seperti ini tidak ada gunanya. Justru yang harus kita lakukan hentikan perbuatannya mengiris ngiris tangannya baru dia berhenti. Umat hari ini seperti itu, bencana datang kita cuman kirim uang makanan, tapi sumber maslahnya gak kita pikirkan. Nanti mereka berbuat dosa lagi, maka musibah datang lagi, teriak teriak lagi minta tolong, begitu terus jadinya. Hentikan umat dari perbuatan dosa maka nanti musibah akan terhenti, ini yang penting. Yakinkan bahwa segala musibah yang terjadi ini asbab dosa dosa kita. Kalau tidak akan terus seperti itu, terus musibah datang kepada kita asbab dosa-dosa kita. Mungkin pengobatan berupa uang, pakaian, makanan akan datang ketika terjadi musibah tapi kalo gak dicegah berbuat dosa maka musibah akan terus datang. Jika tidak ada dakwah iman dan amal maka yang kemaksiatan ini hanya akan berpindah pindah saja bersama dengan pelaku maksiatnya. Sehingga muѕіbаh itu tіdаk berhenti dаtаng asbab dosa dоѕа уаng masih dіbuаtnуа.
Kita juga dalam kerja dakwah juga mengirim rombongan rombongan ke daerah daerah yang tertimpa musibah. Kita datang ke mereka membawa uang, makanan, baju yang diperlukan untuk mereka dengan kemampuan kita masing masing. Tapi yang utama adalah kita datang ke mereka juga membawa agama, nаѕеhаt bahwa segala muѕіbаh yang tеrjаdі ini аѕbаb dоѕа dоѕа kita. Jika аgаmа ѕеmрurnа dіаmаlkаn pasti Allah swt akan hindari kita dari musibah. Kalaupun musibah itu tetap datang maka nanti Allah swt akan tolong kita keluar dari musibah asbab amal amal agama yang kita buat.
Hari ini jika suatu daerah islam umat islamnya dianiaya, maka banyak orang sukarelawan siap jihad datang ke daerah tersebut. Umat islam akan marah jika mereka melihat umat islam didzalimin di tempat lain. Semua akan angkat pedang siap jihad jika umat islam di dzalimin di suatu wilayah dimana mana hari ini. Dulu kalo di indonesia kayak di ambon, dari kita di jawa umat islam banyak yang siap angkat pedang jihad kesana. Begitu juga dibelahan dunia lainnya kayak di palestina misalnya. Namun anehnya hari umat islam memikirkan keadaan umat islam yang susah tapi tidak siap membantu agama. Jadi ada perbedaaan : membantu orang islam dan membantu agama islam. Kita hari ini mikirnya membantu orang islam tapi tidak mau memikirkan agama islam.
Ketika Nabi saw wafat dan Abu Bakar Ash Shidiq diangkat menjadi khalifah, saat itu terjadi pergolakan. Nabi saw memberi amanah аgаr rombongan uѕаmаh ѕеgеrа dіbеrаngkаtkаn fіѕѕаbіllіllаh. Nаmun keburu Nаbі wаfаt terjadi pergolakan hebat madinah dalam bahaya. Namun oleh abu bara ra pasukan usamah tetap dikirimkan. Umar rа protes іnі kok bukаnnуа bertahan menjaga mаdіnаh kok mаlаh dіѕuruh pergi juga. Ketika itu madinah sudah dikepung oleh bangsa romawi mau menyerang dari luar, munafiqin siap membikin pergolakan didalam, yahudi siap berontak, orang-orang islam tak sedikit yg murtad serta tak bayar zakat. Jadi kondisi sangat kacau saat itu kok abu bakar ra malah ngirim rombongan keluar fissabillillah bukannya bersi kukuh menjaga umat dimadinah dari agresi menurut umar ra. Kaum munafiqin, musyrikin, serta Yahudi beranggapan kalo nabi saw telah tak ada berarti tak ada lagi pertolongan dari Allah swt. Jadi madinah kosong, sedangkan di madinah kata umar ra tak sedikit orang-orang tua, anak, anak bahkan istri istri nabi saw yg butuh dijaga. Kenapa justru laki lakinya dikirim semua keluar fissabillillah bukannya bersi kukuh di madinah menjaga umat disini yg dalam bahaya.
Dalam momen ini terjadi perbedaan pendapat diantara dua teman ra yg keimanannya tak diragukan lagi. Umar RA ini dikatakan andaikata ada nabi lagi seusai aku kata rasulllullah saw jadi umar merupakan orangnya. Abu Bakar RA ini saat tetap nasib Allah swt telah memberi tau salam kepadanya asbab pengorbanannya untuk agama, bahkan kata nabi saw semua hutangku terhadap para teman telah aku lunasi kecuali abu bakar ra hanya Allah swt saja yg dapat membayarnya. Perbedaan antara Abu bakar ra serta Umar ini lumayan mencolok. Umar RA dsatu segi ingin menyelamatkan Umat Islam di Madinah, sedangka Abu Bakar RA ingin menyelamatkan agama islam. Kata abu bakar tak dapat memberangkat rombongan usamah itu telah menjadi perintah Nabi saw. Apakah aku akan biarkan agama berkurang saat aku tetap hidup, tak bisa, kata abu bakar ra. Aku lebih rela menonton istri istri nabi saw dibunuh lalu bangkainya dimakan oleh serigala dibanding wajib menonton agama berkurang dijamanku. Jadi Abu Bakar lebih tinggi fikirnya dіbаndіng umar rа. Abu Bakar lеbіh memilih menyelamatkan agama terlebih dаhulu. Kalo kіtа tolong agama Allah swt jadi Allah swt akan tolong umat. Tapi kalo umat telah tinggalkan agama jadi Allah tak akan tolong umat. Asbab abu bakar kirimkan rombongan rombongan fissabillillah sesuai arahan nabi saw jadi persoalan Allah swt selesaikan, romawi kabur, pemberontakan dapat diredam, yg murtad masuk islam laigi, yg tak mau bayar zakat sehingga bayar zakat.
Hari ini kita memikirkan umat didzolimin dimana mana siap angkat senjata, tapi saat agama ini sulit ditinggalkan tak ada yg siap buat nolong agama. Kita tak sadar yg meninggalkan sholat itu merusak agama. Asholatu Imaddudin : sholat itu tiang agama. Barangsiapa yg mendirikan sholat dirinya telah mendirikan agama. Barangsiapa yg meninggalkan sholat dirinya telah meninggalkan agama. Jadi kali ini yg menghancurkan agama bukan orang-orang yahudi alias orang-orang nasrani, namun orang-orang islam itu sendiri. Maka gerakan kita ini mengundang orang-orang semakin untuk sholat, untuk memakmurkan mesjid, untuk hidupkan amal amal agama.
Sedangkan orang-orang yg tak paham akan berpikir masa islam akan maju dengan tutorial semacam itu. Ngajak-ngajak orang-orang sholat bagaimana islam dapat maju kalo yg dipikirkan sholat saja. Padahal dahulu teman ini tak ada yg pakar teknologi alias pakar science. Bahkan kebanyakan para teman gak dapat menyimak tak dapat berhitung, tapi semua teman ra pakar sholat, pakar iman serta pakar amal. Maka dalam kondisi minim persenjataan, mіnіm teknologi, mіnіm science, minim ekonomi tарі juѕtru negara nеgаrа ѕuреr роwеr kауаk rоmаwі serta persia takluk dibawah teman ra. Bahkan dibawah kekhalifahan umar ra 1/3 dunia sanggup dikuasai.
Hari ini orang-orang berpikir bahwah tabligh ini alergi sama politik bagaimana mau berkuasa padahal untuk mengubah kondisi itu butuh berkuasa. Tabligh pun berpolitik hanya saja politik dalam tabligh ini tak sama dengan politik yg ada sekarang. Kalo politik yg ada kini fikirnya bagaiman yg berkuasa dapat digulingkan, dapat dijatuhkan, kalo terpilih. Bikin partai apabila dipilih kelak dari partai mereka akan mandat nyatanya kenyataannya tak sedikit juga yg khianat. Sunatullah itu merupakan dalam sebuah hadits andaikata sebuah negeri umat ini maksiat terhadap Allah swt jadi kelak akan Allah swt akan datangkan pemimpin yg dzolim, khianat, serta korup. Masuk diakal kalo dipikir pikir bagaimana mungkin pemimpin yg sholih muncuk ditengah tengah masyarakat yg maksiat. Kalo umat ini taat terhadap Allah swt baru kelak akan Allah datangkan pemimpin yg sholih serta amanah. Melalui umat yg taat serta pemimpin yg sholih kelak allah turunkan keberkahan dari langit serta dari dalam bumi. Jadi tak mungkin kita berlawanan dengan sunatullah berharap dari partai politik pemimpin yg mandat serta sholih timbul ditengah tengah masyarakat yg maksiat. Maka politik kita ini merupakan memikirkan bagaimana umat ini baik serta mau taat terhadap Allah swt agar kelak Allah dwt datangkan kondisi baik serta pemimpin yg baik. Ternyata kali ini apabila kita tak siapkan masyarakat agar sehingga taat terhadap Allah, masyarakat tetap dalam kondisi maksiat terhadap Allah swt, kelak akhirnya yg terjadi pemimpin yg baik sehingga dzolim, yg mandat sehingga korup, begitu jadinya. Kalo masyarakatnya mau taat terhadap Allah swt kelak akan Allah rubah bahkan pemimpin dzolimpun dapat sehingga adil, amanah, serta baik. Inilah janji Allah. Jika kita ingin mendatangkan pemimpin yg adil ditenga masyarakat yg khianat, maksiat, serta durhaka terhadap Allah swt ini merupakan tindakan yg sia sia. Seperti mendirikan benang basah, tak mungkin.
Melalui Dakwah ini kelak Allah swt akan datangkan pembetulan dari ekonomi, kekuasaan, kesejahteraan. Namun Allah swt tak akan mau mengubah kondisi sebuah kaum sebelum kaum itu sendiri perjuangan buat merubahnya. Apa yg diusahakan untuk dirubah ? yaitu amal amalnya. Insya Allah kita siap semuanya ? Insya alloh

Boncengananak2.blogspot.com


Thursday, 23 March 2017

SEJARAH DUNIA, YG TELAH MEMBUNUH MANUSIA TIDAK BERDOSA SECARA MAKSIMUM





1) "Hitler"
Adakah anda tahu siapa dia?
Dia adalah seorang Kristian, tetapi media tidak akan memanggil Kristian pengganas.
2) "Joseph Stalin dipanggil sebagai Uncle Joe".
Dia telah membunuh 20 juta manusia termasuk 14.5 juta telah mati kebuluran.
Adakah dia seorang Muslim?
3) "Mao Tse Tsung (China)"
Dia telah membunuh 14-20 jutaan manusia.
Adakah dia seorang Muslim?
4) "Benito Mussolini (Itali)"
Dia telah membunuh 400 ribu manusia.
Adakah dia seorang Muslim?
5) "Ashoka" Dalam Kalinga Battle
Dia telah membunuh 100 ribu manusia.
Adakah dia seorang Muslim?
6) Embargo dikemukakan oleh George Bush di Iraq,
1/2 juta kanak-kanak
telah dibunuh di Iraq sahaja !!! Bayangkan orang-orang ini tidak pernah dikatakan sebagai pengganas oleh media.
Adakah dia seorang Muslim?
Hari ini majoriti bukan Islam takut dengan mendengar perkataan "JIHAD".
Jihad adalah perkataan Arab yang berasal dari akar bahasa Arab perkataan "Jahada" yang bermaksud "berusaha" atau "perjuangan" menentang kejahatan dan untuk keadilan. Ia tidak bermakna membunuh yang tidak berdosa.
Perbezaannya ialah kita berdiri menentang kejahatan, tidak dengan kejahatan ".
Adalah ISLAM yang sebenarnya masalah ini?
1. Perang Dunia Pertama, 17 juta mati (yang disebabkan oleh bukan Muslim).
2. Perang Dunia Kedua, 50-55.000.000 mati (yang disebabkan oleh bukan Muslim).
3. Nagasaki bom atom 200,000 mati
(Yang disebabkan oleh bukan Muslim).
4. Perang di Vietnam, lebih 5 juta mati (yang disebabkan oleh bukan Muslim).
5. Perang di Bosnia / Kosovo, lebih 5,000,000 mati (yang disebabkan oleh bukan Muslim).
6. Perang di Iraq (setakat ini) 12,000,000 kematian
(Yang disebabkan oleh bukan Muslim).
7. Afghanistan, Iraq, Palestin, Burma (sami!) Dan lain-lain yang sedang berlangsung .. (yang disebabkan oleh bukan Muslim).
8. Di Kemboja 1975-1979, hampir 3 juta kematian (yang disebabkan oleh bukan Muslim).
"ISLAM bukan pengganas dan pengganas bukan dari ISLAM."
DARIPADA SENJATA  KEMUSNAHAN BESAR BESARAN SERTA SEBARANG SENJATA KECIL ADAKAH Dicipta oleh ISLAM. SEMUA SENJATA DIATAS DIBERIKAN DAN DIBEKALKAN KEPADA PENGGANAS MUSLIM YANG DIGELAR TIDAK OLEH MANA-MANA ​​ISLAM INSTITUTE,
Taliban SERTA ISIS ADALAH DARI BARAT .
Ini ketidakadilan yang mesti disiarkan.
TLG SEBARKAN sebanyak YG BOLEH kepada semua kenalan ANDA. Media adalah di tangan mereka. Jadi mereka SEBAR maklumat salah. SEBARKAN maklumat YANG BENAR ...

ALLOH BERKAHI MALAM PENGANTIN KALIAN



Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, sahabat mulia Anas bin Malik radhiyallahu anhu menyampaikan kisah tentang ibunya sendiri, wanita mulia yang mengantarkannya menjadi orang besar yang dekat dengan Rasul shallahu ’alaihi wa sallam, yaitu Ummu Sulaim radhiyallahu anha.
Kisah ini adalah kisah antara Ummu Sulaim, sang bunda, dengan suaminya, yaitu Abu Thalhah. Ia adalah ayah tiri Anas bin Malik.
Anas radhiyallahu anhum ajma’in berkata bahwa Abu Thalhah punya anak kecil, artinya adalah adiknya Anas bin Malik, satu ibu. Anaknya Abu Thalhah suatu hari sakit. Anak kecilnya sakit, namun Abu Thalhah harus pergi, maka pergilah ia. Qodarullahu ma’syaafa’al, ternyata anak itu meninggal. Ketika anak itu meninggal, Abu Thalhah tidak tahu. Maka ketika Abu Thalhah pulang, ia tidak segera diberitahu oleh sang istri, Ummu Sulaim radhiyallahu anha. DalamThobaqot Ibnu Sa’ad, bahkan Ummu Sulaim berkata kepada orang-orang yang mengetahui berita meninggalnya anak kecil ini, kata Ummu Sulaim “La tukhbiru Aba Thalhah hatta akun ana ukhbiru.” “Jangan kabri Abu Thalhah, biar aku sendiri yang mengabari dia.”  Nampaknya Ummu Sulaim punya cara untuk menyampaikan kesedihan yang pasti juga menguras hatinya, karena ia ibunya. Tentu sangat menguras hati.
Tetapi, subhanallah, Ummu Sulaim ini wanita cerdas. Wanita yang kokoh jiwanya dan kuat tawakalnya. Ia ingin menyampaikan kesedihan pada suaminya di waktu yang tepat tidak mau mengganggu hari istimewanya, setelah berpisah dan bertemu di malam yang istimewa itu.
Maka malam itu Ummu Sulaim menyiapkan makan malamnya, mereka makan malam berdua ibarat pengantin baru. Malam yang sangat indah dan bahkan mereka berdua menyelesaikan malam itu dengan penuh keindahan, Abu Thalhah mencampuri istrinya,subhanallah. Esok paginya, semua dalam keadaan bahagia, nyaman. Maka Abu Thalhah yang sebenarnya sudah bertanya ketika baru datang, bagaimana keadaan putraku? Dan ketika itu Ummu Sulaim menjawab, “Dia lebih tenang dibandingkan sebelumnya.”
Pada pagi hari itu, Ummu Sulaim berkata pada Abu Thalhah, “Wahai Abu Thalhah, ada keluarga fulan meminjam sesuatu dari keluarga fulan, tetapi begitu diminta barangnya, ternyata tidak mau memberikannya.” Abu Thalhah menjawab, “Tidak boleh itu, karena pinjaman itu harus dikembalikan kepada yang punya.” Ternyata ini sebuah muqadimah. Lagi-lagi wanita cerdas bicara dengan suaminya menggunakan muqadimah yang indah. Kemudian Ummu Sulaim menyampaikan: “Ssesungguhnya putramu adalah pinjaman dari Allah dan Allah telah mengambilnya.”
Subhanallah, kemudian Abu Thalhah mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, dia langsung pergi ke Nabi Shallahu ’alaihi wa sallam dan menyampaikan duka ini berharap mendapatkan hiburan dari NabiShallahu ’alaihi wa sallam. Dan Nabi Shallahu ’alaihi wa sallam berkata pada Abu Thalhah, “Apakah semalam kalian menjadi pengantin baru?” Kata Abu Thalhah, “Ya, Rasulullah.” Maka Rasulullah Shallahu ’alaihi wa sallamberkata, “Allahumma barik lahuma (Ya Allah berkahi keduanya).” Dalam riwayat lain, Nabi mengatakan, “La’alallah ha an yubarika lakuma fil lail lakuma (Semoga Allah menjadikan malam kalian sebagai malam yang diberkahi oleh Allah subhana wa ta’ala).”
Apa hasil dari doa itu?
Hasilnya adalah sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Nawawi dalam Al-Minhaj dan Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari’, ternyata benar bahwa malam itu adalah malam di mana setelah itu Ummu Sulaim hamil. Dan lahirlah anak yang dinamai dengan Abdullah. Bahkan langsung ditahnik oleh Nabi shallahu ’alaihi wa sallam dan ternyata Abdullah ini memiliki sembilan anak-anak yang sholeh. Semuanya ulama, dan semuanya hafal Al-Qur’anul Karim. Subhanallah.
Inilah arti dari sebuah keberkahan untuk anak-anak kita. Maka lakukan semua hal dalam keluarga kita atas dasar Allah dan Rasul-Nya, agar diberkahi. Kalau diberkahi, berapa pun jumlah anak-anak kita dan cucu kita, maka seperti inilah keberkahannya. Akan menjadi orang sholeh, ahli Al-Qur’an, bahkan menjadi ulama.
Semoga Allah memberkahi keluarga kita semua. Wallahu ta’ala ‘alam  bishowab.
Copyright (c) 2016 Jhon Lennon Allright Reserved. Powered by Blogger.

Kirim Saya Email

Name

Email *

Message *